Posts

Menyusun Naskah Seni Teater Tradisional

C. Menyusun Naskah Seni Teater Tradisional     Merancang karya seni teater perlu memerhatikan langkah-langkah berikut. 1. Menuliskan Gagasan Pembuatan Karya Seni Teater yang Dikembangkan dari Teater Tradisional     Ketika menuangkan gagasan dalam pembuatan karya teater kreatif yang dikembangkan dari teater tradisional Nusantara perlu memerhatikan beberapa hal, antara lain: menentukan tema, karakterisasi, struktur plot, konflik, dan setting cerita. a. Menentukan tema     Langkah pertama dalam menuliskan gagasan pembuatan karya teater kreatif dari teater tradisional Nusantara, yaitu menentukan tema. Tema merupakan dasar cerita karya teater yang dibuat. Penentuan tema disini tentu memilih tema dari cerita tradisional, yang nanti akan dikembangkan menjadi teater kreatif. b. Menentukan karakteristik     Setelah menentukan tema, langkah kedua, yaitu menentukan karakterisasi. Karakterisasi adalah pelukisan watak pada tiap-tiap tokoh. Dalam menentu...

Pertunjukan Musik Tradisional

B. Pertunjukan Musik Tradisional Hampir seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khusus dan khas. Oleh karena itu, alat musik dan lagunya pun menjadi sifat unsur kedaerahan dan kesederhanaan. Berdasarkan keunikan tersebut, terlihat dari teknik permainannya, maupun bentuk instrumen musiknya. Seni tradisional itu sendiri mempunyai semangat kolektivitas yang tinggi sehingga dapat dikenali karakter dan ciri khas masyarakat Indonesia yang terkenal ramah dan santun. Adapun sifatnya lebih sederhana dan kerakyatan. Alat musik tradisonal dapat dikelompokkan menjadi 4 jenis berikut ini. 1. Idiofon     Idiofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya (alat itu sendiri), misalnya bonang, gong, angklung, calung, gambang, gender, kempul, kenong, kolintang, rindik, saron, slenthem, talempong, dan lain-lain. 2. Membranofon     Membranofon adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput (kulit membran...

Nilai Estetika Ragam Gerak Tari

C. Nilai Estetika Ragam Gerak Tari Nilai keindahan dalam tarian tidak semata-mata terletak pada gerak tari itu sendiri, tetapi juga bergantung kepada berbagai unsur yang mendukung gerak tari tersebut. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi keindahan dalam gerak tari diantaranya adalah arah, leveling, dan kepadatan (density). 1. Arah     Arah memberikan orientasi pada tarian. Ada dua macam arah dalam menari, yaitu sebagai berikut. a. Arah hadap, menunjukkan kemana penari menghadap, ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang, menengadah atau menunduk. b. Arah gerak, menunjukkan kemana penarik akan bergerak, membuat lingkaran, zig zag, berjalan maju dan mundur, seorang diagonal, spiral, dan sebagainya. Secara teknis, arah ini ditunjukkan dalam pola lantai yang disusun oleh koreografernya. 2. Leveling atau Tingkatan     Leveling atau perbedaan tingkatan posisi penari akan menunjukkan tingkat kekuatan seorang penari di atas pentas. Tingkatan ini akan menentukan jangka...

Perkembangan Teater Tradisional

A. Perkembangan Teater Tradisional      Teater tradisional Indonesia dimulai sejak sebelum zaman Hindu. Pada awalnya, teater tradisional merupakan bagian dari suatu upacara ritual ataupun upacara adat-istiadat masyarakat setempat. Pada saat itu, yang disebut “teater” sebenarnya baru merupakan unsur-unsur teater, seperti musik, tarian, dan nyanyian, serta belum merupakan suatu bentuk kesatuan seni teater yang utuh. Kemudian setelah melepaskan diri dari kaitan upacara, unusr-unsur teater tersebut membentuk suatu kesatuan seni teater yang utuh. Hal itu lahir dari spontanitas masyarakat setempat. Berikut ini ciri-ciri umum teater tradisional. 1. Cerita tanpa naskah dan digarap berdasarkan peristiwa sejarah, dongeng, mitologi, atau kehidupan sehari-hari. 2. Penyajian dengan dialog, tarian, dan nyanyian. 3. Unsur lawakan selalu muncul. 4. Nilai dan laku dramatik dilakukan secara spontan dan dalam satu adegan terdapat dua unsur emosi sekaligus, yaitu tertawa dan menangis. ...

Konsep Seni Rupa

A. Konsep Seni Rupa Seni rupa merupakan terjemahan dari kata art (bahasa Inggris). Kata art ini sering diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai seni sehingga kata artist yang berarti perupa diterjemahkan salah menjadi penyanyi atau bintang film. Seni rupa adalah salah satu cabang seni yang diciptakan manusia dengan menggunakan rupa sebagai medium pengungkapan gagasan seni. Yang termasuk ke dalam rupa adalah garis, bidang, bentuk, huruf, angka, warna, dan bahkan cahaya. Karena perbedaan rupa yang dijadikan medium inilah kemudian dikenal cabang-cabang seni rupa seperti seni lukis, seni patung, seni grafis, seni grafis, seni desain, dan sebagainya. 1. Penggolongan Seni Rupa  a. Seni rupa menurut wujudnya      Karya seni rupa menurut wujudnya dapat  dikelompokkan sebagai berikut. 1) Seni rupa dua dimensi     Seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dua ukuran panjang dan lebar. Karya seni rupa ini hanya dapat dihayati dari sa...

Konsep dan Teknik Gerak Tari Tradisional

B. Konsep dan Teknik Gerak Tari Tradisional 1. Gerak Dasae Tari     Elemen utama dalam tari adalah gerak, yaitu gerak-gerak yang memiliki nilai ritmis tertentu dan erat hubungannya dengan tempo dan dinamika gerak. Gerak yang memiliki nilai ritmis ini mengarah pada suatu bentuk yang dinamakan tarian. Sebagai ungkapan perasaan, tari selalu mengarah kepada bentuk kepuasan batin yang dinasehati oleh rasa keindahan (estetika). Gerak yang ada dalam kegiatan dan kehidupan kita sangat banyak macamnya. Akan tetapi tidak seluruh gerak tersebut bisa disebut sebagai gerak tari. Oleh karena itu, kita perlu membagi secara tegas anatara macam dan bentuk gerak tersebut. a. Gerak sehari-hari, atau disebut juga sebagai gerak wantah, adalah gerak yang biasa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik berupa gerak spontan, gerak-gerak mekanis (gerak yang muncul akibat kebiasaan), maupun gerak-gerak khusus yang timbul karena sesuatu pengalaman yang sifatnya khas dan baru. b. Gerak berstr...

Karya Seni Rupa Tiga Dimensi

D. Karya Seni Rupa Tiga Dimensi 1. Bahan, Media, dan Teknik dalam Berkarya Seni Rupa Tiga Dimensi     Beberapa teknik yang digunakan dalam pembuatan karya seni rupa tiga dimensi dapat diuraikan sebagai berikut.  a. Teknik pahat dan ukir      Teknik pahat dan ukir yaitu teknik membuat karya seni rupa tiga dimensi dengan cara memotong, menoreh, mencungkil, melubangi, dan mengiris bahan keras dengan alat tajam. Bahan-bahan yang dapat dibentuk dengan teknik ini adalah kayu dan batu. Alat-alat yang digunakan pun khas. Misalnya, untuk bahan kayu digunakan gergaji, pisau, dalam berbagi ukuran, pahat kayu atau pahat ukir, dan palu kayu (ganden). Untuk bahan batu digunakan pahat batu (tatah), kikir batu, dan palu.  b. Teknik cor      Teknik cor yaitu membuat patung dengan cara mencairkan bahan dasar untuk dituangkan kedalam sebentuk cetakan patung, kemudian dibiarkan sampai membeku. Proses penyelesainnya kadang-kadang memerlukan kikir. Bahan...