Alat Musik Harmonis

C. Alat Musik Harmonis
Alat musik harmonis adalah alat musik yang digunakan untuk memainkan harmoni pada suatu lagu. Karena alat musik ini biasa memainkan harmoni, maka ciri-cirinya yaitu dapat memainkan tiga nada atau lebih secara bersamaan. Alat musik harmonis ialah musik bernada, namun tidak dapat dibentuk. Pada umumnya alat musik yang membunyikan melodi pada suatu lagu, biasanya alat musik tersebut tidak dapat memainkan kord secara sendirian. Fungsi alat musik harmonis adalah alat musik yang digunakan untuk lebih memperindah suatu lagu atau menjadi pengiring dari melodi dan musik. Contoh alat musik harmonis tradisional sebagai berikut.

1. Sasando
    Sasando adalah sebuah alat instrumen petik musik. Alat musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, yaitu sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon, sasando digunakan dikalangan masyarakat Rote sejak abad ke 7. Bentuk sasando ada miripnya dengan alat musik petik lainnya seperti gitar, kecapi, dan biola.

2. Sampek
    Sampek adalah alat musik tradisional dari Suku Dayak. Alat musik in terbuat dari berbagai macam kayu. Tetapi yang paling sering dijadikan bahan pembuatannya secara tradisional yaitu kayu arrow, kayu ulin dan kayu kapur. Proses pembuatannya dapat memakan waktu berminggu-minggu. Alat musik harmonis ini dibuat dengan 3 senar, 4 senar, dan 6 senar. Diukir sesuai dengan keinginan pembuatannya dan setiap ukiran mempunyai arti tertentu.

3. Kecapi
    Kecapi adalah alat musik tradisional sunda yang dimainkan sebagai alat musik utama dalam tembang sunda atau mamaos cianjuran dan kecapi suling. Kata kecapi dalam bahasa sunda juga merujuk kepada tanaman sentul, yang dipercaya kayunya digunakan untuk membuat alat musik kecapi.

4. Rebab
    Rebab adalah alat musik senar yang dinamakan seperti itu paling lambat dari abad ke-8 dan menyebar melalui jalur-jalur perdagangan Islam yang lebih banyak dari Afrika Utara, Timur Tengah, bagian dari Eropa dan Timur Jauh. Beberapa macamnya sering mempunyai tangkai pada bagian bawah agar alat musik ini bisa bertumpu di tanah dan dengan demikian disebut rebab tangkai di daerah tertentu. Akan tetapi, ada jenis yang dipetik seperti kabuli rebab (kadang-kadang disebut sebagai robab atau rubab).

5. Siter dan Celempung
    Siter dan celempung adalah alat musik petik dalam gamelan Jawa. Terdapat hubungannya juga dengan kecapi pada gamelan Sunda. Siter dan celempung masing-masing mempunyai 11 dan 13 pasang senar, direntang kedua sisinya di antara kotak resonator. Ciri khasnya satu senar diatur nada pelog dan senar lainnya dengan nada slendro. Biasanya siter mempunyai panjang 30 cm dan dimasukkan dalam sebuah sebuah kotak saat dimainkan, sedangkan celempung panjangnya sekitar 90 cm dan mempunyai empat kaki, serta disetel satu oktaf di bawah siter. Siter dan celempung digunakan sebagai salah satu dari alat musik yang dimainkan bersama (panerusan).

Semoga materinya bermanfaat bagi kalian semua yaa aamiin :)

Follow ig : muzdalifahhana

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Tari

Menyusun Naskah Seni Teater Tradisional