Teknik Berteater
B. Teknik Berteater
Kekuatan utama yang menjadi daya tarik sebuah pertunjukan teater adalah akting atau tingkah laku para pemain dalam memerankan tokoh yang sesuai dengan tuntutan karakter dalam naskah. Untuk tampil bagus dan menarik di panggung teater, seorang aktor harus menguasai berbagai tehnik dan keterampilan seni peran.
Seperti dikatakan oleh Stanislavsky, seorang aktor harus menguasai olah tubuh, vokal, dan harus mempunyai daya konsentrasi, imajinasi, fantasi, observasi serta mempunyai kecerdasan, wawasan, dan pengetahuan yang luas tentang berbagai hal dalam kehidupannya.
1. Olah Tubuh
Latihan olah tubuh melatih kesadaran tubuh dan cara mendayagunakan tubuh. Olah tubuh dilakukan dalam tiga tahap, yaitu latihan pemanasan, latihan inti, dan latihan pendinginan.
a. Latihan pemanasan (warm-up), yaitu serial latihan gerakan tubuh untuk meningkatkan sirkulasi dan menegangkan otot dengan cara bertahap.
b. Latihan inti, yaitu serial pokok dari inti gerakan yang akan dilatihkan.
c. Latihan pendinginan atau peredaan (cooling down), yaitu serial pokok gerakan tubuh untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah menjalani latihan inti.
2. Olah Pikir
Tujuan dari konsentrasi adalah untuk mencapai kondisi kontrol mental maupun fisik di atas panggung. Ada korelasi yang sangat dekat antara pikiran dan tubuh. Seorang pemain harus dapat mengontrol tubuhnya setiap saat. Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah mengasah kesadaran dan mampu menggunakan tubuhnya dengan efisien. Dengan konsentrasi, pemain akan dapat mengubah dirinya menjadi peran yang dimainkan.
3. Olah Suara
Sebelum melakukan latihan olah suara sebaiknya mempelajari organ produksi suara. Organ produksi suara pada manusia terbagi atas tiga bagian, yaitu organ pernapasan, resonator, dan organ pembentuk kata. Organ pernapasan terdiri atas hidung, tekak atau faring, pangkal tenggorokan atau laring, batang tenggorokan atau trakea, cabang tenggorokan atau bronkus, paru-paru, serta pita suara. Resonator terdiri atas rongga hidung, rongga mulut, dan gigi.
Setelah mengetahui jenis, letak, dan fungsi dari organ produksi suara, maka latihan pemanasan siap dilakukan. Fungsi pemanasan ini adalah mengendurkan otot-otot organ produksi suara. Latihan pemanasan oleh suara diawali dengan senam wajah, senam lidah, dan senam rahang.
Pemahaman mengenai karakter adalah penggambaran sosok tokoh peran dalam tiga dimensi yaitu keadaan fisik, psikis, dan sosial.
1. Keadan fisik meliputi: umur, jenis kelamin, ciri-ciri tubuh, cacat jasmaniah, ciri khas yang menonjol, suku bangsa, raut muka, kesukaan, tinggi atau pendek, kurus gemuk, suka senyum, atau cemberut dan sebagainya.
2. Keadaan psikis meliputi: watak, kegemaran, mentalitas, standar moral, tempramen, ambisi, kompleks psikologis yang dialami, keadaan emosi dan sebagainya.
3. Keadaan sosiologis meliputi: jabatan, pekerjaan, kelas sosial, ras, agama, ideologi dan sebagainya, keadaan sosiologis seseorang akan berpengaruh terhadap perilaku seseorang, profesi tertentu akan menuntut tingkah laku tertentu pula.
Pencapaian seorang aktor dalam mewujudkan sosok peran sesuai karakter ini juga ditentukan oleh pengalaman dan kepekaannya dalam menghayati kehidupan serta pengalaman tampil dalam berbagai pementasan.
Semoga materinya bermanfaat bagi kalian semua yaa aamiin :)
Follow ig : muzdalifahhana
Seperti dikatakan oleh Stanislavsky, seorang aktor harus menguasai olah tubuh, vokal, dan harus mempunyai daya konsentrasi, imajinasi, fantasi, observasi serta mempunyai kecerdasan, wawasan, dan pengetahuan yang luas tentang berbagai hal dalam kehidupannya.
1. Olah Tubuh
Latihan olah tubuh melatih kesadaran tubuh dan cara mendayagunakan tubuh. Olah tubuh dilakukan dalam tiga tahap, yaitu latihan pemanasan, latihan inti, dan latihan pendinginan.
a. Latihan pemanasan (warm-up), yaitu serial latihan gerakan tubuh untuk meningkatkan sirkulasi dan menegangkan otot dengan cara bertahap.
b. Latihan inti, yaitu serial pokok dari inti gerakan yang akan dilatihkan.
c. Latihan pendinginan atau peredaan (cooling down), yaitu serial pokok gerakan tubuh untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah menjalani latihan inti.
2. Olah Pikir
Tujuan dari konsentrasi adalah untuk mencapai kondisi kontrol mental maupun fisik di atas panggung. Ada korelasi yang sangat dekat antara pikiran dan tubuh. Seorang pemain harus dapat mengontrol tubuhnya setiap saat. Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah mengasah kesadaran dan mampu menggunakan tubuhnya dengan efisien. Dengan konsentrasi, pemain akan dapat mengubah dirinya menjadi peran yang dimainkan.
3. Olah Suara
Sebelum melakukan latihan olah suara sebaiknya mempelajari organ produksi suara. Organ produksi suara pada manusia terbagi atas tiga bagian, yaitu organ pernapasan, resonator, dan organ pembentuk kata. Organ pernapasan terdiri atas hidung, tekak atau faring, pangkal tenggorokan atau laring, batang tenggorokan atau trakea, cabang tenggorokan atau bronkus, paru-paru, serta pita suara. Resonator terdiri atas rongga hidung, rongga mulut, dan gigi.
Setelah mengetahui jenis, letak, dan fungsi dari organ produksi suara, maka latihan pemanasan siap dilakukan. Fungsi pemanasan ini adalah mengendurkan otot-otot organ produksi suara. Latihan pemanasan oleh suara diawali dengan senam wajah, senam lidah, dan senam rahang.
Pemahaman mengenai karakter adalah penggambaran sosok tokoh peran dalam tiga dimensi yaitu keadaan fisik, psikis, dan sosial.
1. Keadan fisik meliputi: umur, jenis kelamin, ciri-ciri tubuh, cacat jasmaniah, ciri khas yang menonjol, suku bangsa, raut muka, kesukaan, tinggi atau pendek, kurus gemuk, suka senyum, atau cemberut dan sebagainya.
2. Keadaan psikis meliputi: watak, kegemaran, mentalitas, standar moral, tempramen, ambisi, kompleks psikologis yang dialami, keadaan emosi dan sebagainya.
3. Keadaan sosiologis meliputi: jabatan, pekerjaan, kelas sosial, ras, agama, ideologi dan sebagainya, keadaan sosiologis seseorang akan berpengaruh terhadap perilaku seseorang, profesi tertentu akan menuntut tingkah laku tertentu pula.
Pencapaian seorang aktor dalam mewujudkan sosok peran sesuai karakter ini juga ditentukan oleh pengalaman dan kepekaannya dalam menghayati kehidupan serta pengalaman tampil dalam berbagai pementasan.
Semoga materinya bermanfaat bagi kalian semua yaa aamiin :)
Follow ig : muzdalifahhana
Comments
Post a Comment